Body Butter Junkie

ilivedonce.wordpress.comKalo perempuan lain menggilai kosmetik sehingga disebut make up junkie, saya sepertinya lebih cocok disebut Body Butter Junkie.
Mungkin karena lebih suka ‘merawat’ daripada mengkoreksi, apalagi setelah tahu kalau Ibu mantan bos saya yang biarpun sudah sepuh tapi kulitnya masih bagus karena rajin titip Body Lotion kalo anaknya keliling dunia.

Kenapa Body Butter? karena saya termasuk malas untuk re-apply, ditambah kulit tubuh yang cenderung kering. Saya cukup memakai Body Butter ke seluruh tubuh hanya setelah mandi.

Waktu (lebih) muda dulu, tentunya saya gemar merk Import. Namun, sekarang ini saya lebih suka produk lokal yang bahannya alami. Hampir semua merk & aroma sudah pernah saya coba. Mulai dari aroma kopi, pepaya, coklat, mawar, zaitun, melati…. you name it!

Namun produk Body Butter favorit saya adalah seperti foto di awal. Merk Herborist dengan aroma Pisang & Mangga (wanginya bikin pgn ngerujak), juga produk keluaran Cussons yang wangi vanillanya soft banget. Sedihnya, produk itu susah saya temui di Jakarta. Jadilah, setiap saya pergi ke Solo hal pertama yang saya lakukan adalah borong produk itu.

Ada yang sudah pernah coba merk diatas?