Bandung Trip ’17

Halo…gimana puasanya?

Kali ini saya mau sharing liburan singkat kami di Bandung sebelum Ramadan kemarin. Jadi saya, suami, kakak dan 2 anaknya beserta orangtua kami, memilih Bandung sebagai tujuan dalam rangka libur sekolah.

Perjalanan dimulai dari rumah Orangtua di Cakung seperti biasa. Kami sempat berhenti sekali di Rest Area untuk keperluan buang hajat. Alhamdulillah perjalanan lancar, bahkan lebih cepat dari ekspektasi saya.

Berangkat Senin (15/5) jam 5 pagi, pukul 8 kita sudah sampai di destinasi pertama; Warung Lela. Menurut skedul, kami tiba jam 9 sesuai dengan jam buka WaLe. Sempat khawatir belum dibuka, namun tetehnya bilang ternyata sudah. So, mari kita sarapan dengan pemandangan!

Berhubung kami adalah pengunjung pertama, maka bebas pilih tempat. Kami makan di area outdoor dengan meja & kursi dari kayu panjang. Makan enak & murah, diiringi suara Tenggoret yang riuh dan hawa sejuk, maka nikmat mana yang kamu dustakan?

Makan pagi dengan Yamin khas dari Warung Lela

Berhubung pergi dengan orangtua, maka istirahat adalah koentji. Jadi kami langsung menuju Hotel setelah konfirmasi bahwa kami bisa early check-in.

Kami memilih menginap di Hotel Progo. Pertimbangannya selain lokasi yang strategis, hotel ini juga menyediakan pilihan kamar dengan banyak tempat tidur yang sesuai jika kita pergi secara rombongan.

Big Family Room terdiri dari 2KT, 1KM yang isinya 2 Queen Bed & 1 Single Bed

Setelah istirahat sejenak, saya, suami dan kakak pergi makan siang di Bancakan. Berhubung yang lain memilih untuk makan di hotel, kami berencana membungkus lauk pauk.

Sampai di Bancakan tepat jam makan siang, sehingga kami harus antri panjang bersama orang kantoran. Bancakan adalah Rumah Makan yang memiliki beragam jenis menu. Mulai dari variasi Nasi (Nasi Jeruk, Nasi Liwet, Nasi Timbel) , lauk pauk khas Sunda, minuman (Goyobod, Cincau, Cendol) sampai snack seperti Otak Otak & Rujak Bebeg.

Bingung & kalap beda tipis

pose dulu teh

Yang seger seger

Terbaik!

Selesai makan, kakak saya sempat mampir ke Monster Bite dekat hotel untuk membeli Ayam Goreng Tepung pesanan bocah2. Monster Bite ini adalah outlet kecil (kebanyakan untuk Take Away) ala Fast Food yang menjual Hamburger, Ayam Goreng Tepung, Kentang goreng, Es Milo & Soda. Walaupun harganya murah meriah, tapi rasanya enak lho!

Sorenya, kami kaum perempuan (Saya, kakak & nyokap) jalan kaki ke FO-FO di sekitar Hotel. Fyi, Hotel Progo ini terletak di dekat beberapa FO besar seperti Stamp, Heritage, dll.

Puas belanja, kami mampir ke kedai Belah Doeren yang sudah kita incar, karena letaknya pas di seberang Hotel. 

Tempatnya kecil tapi cantik

Es Duren + Matcha Ice Cream

Selain menyediakan Es Duren dengan berbagai topping, Belah Doeren juga menyediakan aneka Cakes. Kami pun sempat membeli Nastar Duriannya yang lezat.

Setelah itu kami semua pergi ke One Eighty Coffee, Cafe yang sempat happening karena menyediakan kolam di ruang makannya.

Sumber: letsgoeatall.blogspot.co.id

Sebenarnya pergi ke tempat ini hanya untuk menghibur ponakan yang sempet kecewa karena di hotel tidak ada kolam renang & wifi 😛 . Jadilah kami yang masih kenyang ini hanya memesan minum dan take away Pizza untuk cemilan sore.

Untuk makan malam, berhubung bokap sudah kelelahan maka diputuskan makan di Warung Misbar. Lagi lagi dekat hotel. Misbar ini serupa Warung Makan khas Sunda, namun bertema bioskop ala MisBar alias Gerimis Bubar. Mirip mirip dengan Bancakan, tapi ngga terlalu lengkap.

Esok paginya, kami sarapan ala Buffet di Hotel dengan menu Soto Ayam & Mie Goreng. 

Lanjut dengan ramai2 pergi ke Riau Junction untuk beli brownies favorit dari Prima Rasa. Sayangnya, kini sudah tidak lagi tersedia disana.

Sebelum pulang kami sempatkan untuk jalan jalan di seputaran hotel (beli aneka roti organik di Mom’s Bakery yang sepagi itu ramai dikunjungi Ibu2 Sosialita Bandung), jajan Lumpia Basah & Burger, dan balik lagi ke Belah Doeren untuk Nastarnya.

Sekitar jam 11 kami Check Out dari Hotel. Karena jenuh dengan masakan Sunda, kami pilih makan siang di Eat Boss, yang lokasinya pas di seberang Kartika Sari. Eat Boss punya banyak menu pilihan untuk bersantap, mulai dari nasi, pasta, sampai roti.

Sehabis makan, saya, kakak dan Ibu menyeberang jalan ke Kartika Sari. Saya penasaran dengan Banana Cakenya, yang ternyata memang enak & tidak terlalu manis.

Sebelum masuk tol, suami singgah di Pusat Oleh2 untuk membeli Keripik Tempe kesukaannya. Dan berakhir jugalah liburan singkat kita di Bandung yang super menyenangkan ini 😊.

Advertisements

Bahagia ku di Lulu

Hujan telah tiba…..

Seharian pula sabtu kemarin. Bener2 cuaca yang pas buat wiken, yang saya habiskan di rumah orangtua. 

Ketika mendengar nyokap jatuh kepleset waktu lagi jemur baju, saya dan kakak sepakat untuk sama sama mengunjungi orangtua untuk jenguk dan lihat kondisinya. Kakinya sih udah dipijet, tapi masih berasa sakit dan kaku menurut nyokap. Akhirnya kita mau lihat dulu perkembangannya, sebelum dibawa ke pijat khusus kesleo. So far sih kakinya baik2 saja dan masih bisa berjalan walau pelan.

Seperti biasa, agenda kita kalau lagi di rumah nyokap adalah pergi ke Lulu Hypermarket. Selain dekat rumah, kita hobi kesana karena isinya makanan unik, komplit, dan harganya lumayan miring.

Fyi, Lulu Hypermarket adalah retail chain dari Arab, yang memang (masih) hanya satu di Indonesia. Saya juga kurang paham kenapa daerah Cakung dipilih sebagai lokasi dibukanya Lulu (yang menempati tempat ex-Super Indo). Yang jelas, beberapa kali kesana memang sering menemukan orang Timur Tengah yang lagi berbelanja.

Nah, sekarang saya mau tunjukin kenapa saya terobsesi sekali dengan Lulu. Bahkan saya pernah bercita cita punya rumah di Taman Modern yang posisinya di samping Lulu persis, biar bisa tiap hari kesana. lol

Must Buy!

Nah ini yang wajib dibeli kalau ke Lulu, Roti Baguette/Bruschetta yang tinggal lep karena sudah ada isiannya. Bahkan kita bisa minta dipotongin ke petugasnya. Sebaiknya sih datang pagi pas jam buka yang masih sepi, karena saya pernah mergokin seorang ibu yang memilih sampai mengeluarkan roti dengan tangannya, walaupun sudah ada peringatan untuk tidak memegang langsung.

Cake Slice dengan harga yang lebih murah. Favorit saya disini adalah Crepes Greentea

Whole Cakes

Cemilan Timur Tengah

Di Lulu juga bagian Bread Pastry nya lumayan lengkap, bahkan ada juga kue khas dari Timur Tengah.

Ena enaa

Aneka jajanan Timur Tengah yang bikin penasaran

Aneka Salad Sayur & Buah

Di bagian Salad & Sayuran ini juga menjual dip sauce / salad dressing. Suka tersedia hummus kesukaan saya juga lho!

Salad yang model timbangan (ada sayur & buah)

Jus Mentimun, Jus Anggur, Jus Semangka, etc

Ada infused water kurma!

Makan sehat tapi murah? Ailaf!

Sushi Station

Ludes dalam sekejap!

Tips Belanja di Lulu Versi Saya;

– Usahakan mengambil flyer saat memasuki Hypermarket, untuk lebih mengetahui item mana yang lagi diskon. Sering ke Lulu bikin saya paham, kalau ada beberapa item yang sering mengadakan promo harga murah.

– Rata rata makanan dijual dengan sistem timbangan. Karena banyak yang harus dicoba, saya selalu minta petugas untuk ambil 100gr aja dari masing2 item. 100gr itu minimal beli kalau diambilin petugas (kakak saya pernah ambil kerang sendiri dan dibawah 100gr). Seringnya sih lebih dari 100gr dikit, tapi ngga masalah kok.

– Di Lulu juga menjual bahan makanan seperti buah, daging, ayam, ikan & seafood, telur, dll. Harganya kadang bahkan lebih murah dari di pasar. Saya selalu membeli aneka macam daging seperti daging giling, tumis, atau rawon untuk stok. Sampai rumah, langsung saya kukus/rebus biar bertahan lama.

– Lulu juga menyediakan semacam makanan cepat saji seperti Pizza, Soto, Nasi Briyani, Nasi Kebuli, Sashlik, Masala, Ayam Panggang/ Goreng Tepung, Sosis Bakar, dan aneka lauk yang bisa disantap di tempat.

– Kerang hijau yang dijual di Lulu kurang oke, karena cangkangnya sudah banyak yang terbuka. Saran saya beli saja kerang dara yang masih lebih fresh.

– Bahwa ternyata Ikan Dori adalah Ikan Patin, adalah hal yang saya ketahui dari Lulu 😂

Oke, sekian dulu dari saya. Nanti kalau ada lagi saya update yaaa…

Happy Shopping!

[Review] Hotel Horison Ultima Bekasi

Selamat Senin Basah semuaaaa…

Di Jakarta sih lagi hujan terus menerus nih, cuacanya mendukung buat leyeh leyeh sambil nge-blog. Yuk kita mulai!

Jadi, berhubung orangtua dan adik lagi kumpul di Jakarta, akhirnya kita adain deh tradisi keluarga. Yaitu weekend getaway di Hotel. Request dari nyokap seperti biasa adalah hotel yang pas di sebelah mall. Akhirnya, demi nostalgia juga, dipilihlah Hotel di bilangan Bekasi yang ngga jauh dari rumah, yang kini udah ganti nama jadi Horison Ultima.

Pagi, kita ngumpul dulu di rumah ortu di daerah Penggilingan. Kakak yang tinggal di Depok udah duluan dateng sama anak2nya. Sementara gw harus bebikinan pasta Aglio Olio & Creamy Carbonara dulu pesenan orang rumah. 

Akhirnya masak kelar, sempet sarapan dulu sama suami di Bubur Ayam Cianjur sebelum pergi. Sampai rumah, ngobrol bentar sebelum suami pamit kerja, dan kita kakak adek pergi ke Lulu Hypermarket dulu sebelum ke hotel.

Begitu pulang dari Lulu, kita langsung cabut ke Horison. Ternyata lama ngga kesini udah banyak perubahan. Hotelnya kini menambah gedung baru, dan parkirnya udah ngga bisa lagi di bawah. Melainkan harus di lantai 6. Di lantai 6 pula terdapat jembatan connecting yg instagramable, di antara gedung lama & baru.

Hamdalah kita dapet kamar di gedung baru, kamarnya luas & bersih. Single Bed nya pun cukup spacious. Makan siang karena udah telat, akhirnya kita beli HokBen di Mall Metropolitan.

Habis maksi, saya sudah dijemput suami lagi untuk ke acara surprise birthday party-nya ponakan yang ke 17. Acaranya di daerah Cibubur yang sabtu itu lumayan macet.

Happy Sweet Seventeen, Jihan!

Puas makan makan & karaoke, kita balik lagi ke Hotel. Sebelumnya sempet mampir dulu ke Mall karena ada yang nitip beli makanan dan gw harus cari celana pendek buat tidur.

Paginya, agenda gw adalah ikut Kelas Yoga yang diadakan di tepi kolam renang hotel. Karena belum mulai, sempet treadmill dulu di Gym. Ngga berapa lama, instruktur yoga nya udah manggil mau mulai. 

Yoga Class @Horison Ultima

Sejujurnya, ini adalah kelas yoga pertama yang gw ikuti. Rasanya? Err…agak bosen ya gerakannya. Entah karena badan yang super kaku atau emang ngga suka sama olahraga yang slow motion. Ditambah rasa mual yang melanda, mungkin ini karena gw sarapan dulu sebelum mulai.
Kelar yoga yang ditandai dengan gerakan favorit gw disini (mengatupkan telapak tangan sambil bilang ‘namaste’), gw gabung renang sama ponakan & ade -kakak gw. Kolam renangnya ngga terlalu luas, tapi pihak Hotel menyediakan balon kekinian beraneka bentuk yang lucu-lucu.

Love & hate relation between these brothers

Waktu masih kecil, suka nyipratin orang orang yang lewat dibawah sana. Kesini lagi, eh sekarang udah dibangun tembok penghalang 😂

Kelar renang, kita bebersih diri dan siap2 check out. Memang singkat liburannya, tapi bonding & quality time nya Insya Allah bermakna 😊.

Verdict:

– Petugas Hotel ramah & helpful. Satu kamar bebas biaya parkir max. 3 mobil.

– Acara yang diadain pihak Hotel seru dan keren! Selain kelas yoga, sebenarnya kita juga boleh nge-gym di Celebrity Fitness MetMall gratis, ada games buat anak berhadiah. Pas gw dan suami ke Cibubur pun, keluarga gw yang lain sempet ikutan Dragon Boat, alias menyusuri Kalimalang dengan perahu.

Bekasi rasa Venice hihihi

Overall, puas dengan kegiatan & pengalaman seru yang ditawarkan Pihak Hotel Horison Ultima Bekasi.

See you!

[Review] Kampung Sampireun Resort & Spa

Ini kejadiannya sebenernya udah tahun lalu, tapi mudah2an masih update lah ya semua fasilitas & servicenya. Jadi buat yang mau nyoba nginep kesana at least ngga ‘gelap2’ amat lah.
Jadi ini tuh kejutan honeymoon dari suami pas dulu kita baru nikah. Destinasinya ngga ditentuin bareng, jadi begitu gw dikasih tahu kalo setelah nikah, besok paginya kita langsung cus ke Sampireun, marah2lah eyke. Please deh suamiii, itu kan udah jadul bener tempatnya. Kalo ngga salah temen kantor gw yg nikah awal 2000an jg honeymoon disana. Kan gw takut spooky gitu lho….apalagi konsepnya kan kamar di danau, mana kita cuma berdua. Nah, apakah ketakutan gw terbukti? Simak terus yah pemirsa 😁

Di Kampung Sampireun ini tentulah kita ambil paket Honeymoon. Paket ini durasinya 3D2N, yang udah termasuk makan pagi, makan siang (1x), Floating Candle Night Dinner (1x), Daily Afternoon Tea, Sekoteng & Surabi yang tiap hari dianter ke kamar kita, Spa Treatment for Couple & Photo Session. Btw, kita dapet rate lebih rendah lho dari web mereka. Jadi suami yang langsung book dari hotelnya coba2 nawar, eh Alhamdulillah dikasih. Mungkin karena kita nginepnya juga di weekdays kali ya.

Oke, berangkat pagi2 banget krn takut macet di tol. Dari kost an di Karet, mampir ke rumah Mertua dulu di Benhil. Sekalian pamit, eh si mantu baru nekat minta pisang buat bekel di jalan. Yah maklum lah belom sarapan hehe.

Mampir dulu makan nasi liwet & ngemil batagor di Asep Strawberry buat brunch, akhirnya sampe juga kita di Sampireun. Sambil nunggu suami urus administrasi, gw duduk2 di lobinya yg ngadep danau sambil menikmati welcome drink berupa wedang jahe. Pas banget deh minum jahe di udara dingin, mana lagi ujan pula. Sempet ngeliat bis pariwisata yang nurunin rombongan ibu ibu yang mau pada makan siang di restorannya. Dan mereka ngga nginep, cuma makan aja disana.

Kelar, akhirnya kita dianter masuk ke kamar. Tadinya karena hujan, kita batal naik sampan. Tapi karena udah reda, akhirnya berlayarlah pasangan baru ini beserta kopernya ke kamar di seberang danau. Btw, untuk menuju kamar ngga mesti naik sampan juga kok. Ada jalan setapak yang nantinya bisa di akses lewat pintu belakang kamar.

Kamar penganten….. Uhuy!

Kamarnya cukup luas, ada living room buat duduk2 nonton TV. Kamar mandinya yg semi outdoor malah gede banget. Dan si parno ini sempet kebat kebit jg liat penampakan kamar mandinya yang atapnya transparan. Sambil istirahat, kita berdua iseng mainin congklak yang disediain di balkon, yang langsung terhubung sama danau. Ada buah2an, keripik pisang & souvenir berupa handuk juga, selain air mineral & amenity standar lainnya. 

Karena sore itu udah masuk waktu Afternoon Tea, kita langsung menuju resto hotel buat ngemil syantiek. Restonya terbagi 2 ruangan, Outdoor & indoor. Outdoor tentulah yang paling disukai tamu, karena viewnya bener2 oke ijo royo royo. Tapi karena sore itu hujan, kita makan di area indoor. Sesekali terdengar suara hewan khas pegunungan sebagai backsound. Menu yang disediain adalah snack kearifan lokal kaya pisang rebus, rengginang, tahu goreng, etc. 

Malamnya kita balik lagi buat makan. Sebelum tidur, tungguin Akang Sekoteng dulu buat ngangetin perut. Oya, walaupun kita ngga di kamar pun, Sekoteng & Surabi tetap dikasih kok. Mereka akan taro di meja balkon kamar masing2 tamu.

Besok paginya, sambil nungguin Mamang Surabi, kita kasih makan ikan yang rakus dan gesit di sekitar danau. Hotel sih udah sediain makanan ikannya, tapi saran gw kalo kesini mending bawa sendiri deh. Soalnya seneng banget kasih makan ikan disini, mereka akan ‘nyerbu’ kita walaupun jaraknya jauh sekalipun.

Gemes deh!

Dan ngga lama, mamang surabi dateng. Yuk kita pra-brekkie dulu!

Kelar nyurabi, kita naik sampan berdua ngelilingin danau. Jadi gw pikir ya kalo naik sampan tuh harus sama petugas hotel biar safety, ngga taunya pagi2 gw liat anak kecil asik asik aja ngedayung sendirian  -___-

Puas naik sampan, barulah kita siap2 sarapan. Untung lagi ngga hujan, jadi kita bisa sarapan di area outdoor. Sebetulnya untuk sarapan kita harus milih; Indonesian atau American Breakfast. Karena kita berdua harus nasi, selalu pilih Indonesian. Tapi stafnya baik, jadi deh selalu dikasih tambahan American Style 😄

Hari ini kita ambil Paket Treatment Spa. Spa nya ada di dekat kolam renang yang terbengkalai. Konon, saking dingin airnya, tamu tamu pada ngga berminat renang disitu. Spanya sih lumayan lah, suka banget sama Aromateraphy Oilnya yang aroma Sereh.

Malamnya, kita bersiap siap buat Floating Candle Light Dinner. Jadi ya, kalau malem kan danau depan kamar gelap banget. Dan kita bakal Candle Light Dinner disitu banget nih? Waktu persiapan tempatnya sempet ragu juga sih, gimana kalau tyt yang makan disitu cuma kita doang? Apa ngga serem …     Eh ngga taunya ada 2 pasangan lagi aja yg makan bareng. Yass! Buat Dinner kali ini, menunya adalah Steak yang menurut gw biasa aja sik.

Judulnya Candle Lite Dinner, tp berhubung tempatnya di tengah danau makan steaknya lesehan hihi

Tapi yang disuka dari Hotel ini, jusnya selalu fresh alias bukan kemasan. Habis makan, mulailah kita dianter satu persatu ke kamar. Btw, untuk acara ini cuma dipake satu sampan aja gitu. Jadi pasangan yang lain harus nunggu pasangan yang lagi dianter/jemput ke kamar. Untungnya sih kita bukan yang terakhir yaa… Males aja cuma berdua di tengah danau yang gelap gulita.

Hari terakhir, habis sarapan kita siap2 buat Photo Session. Jadi dari Pihak Hotel kerjasama dengan fotografer freelance buat motoin tamu2nya. Lumayan asik lah fotografernya, anak muda gitu. Jadi kita ngga kaku kaku banget bergaya. Dan sebetulnya worth it banget Photo Sessionnya. Kita sampe ambil Paket tambahan (yang ngga terlalu mahal juga) biar dapet Soft Copy & ditambahin spot pemotretannya. Hasilnya bagus lagi, jadi buat yang mau honeymoon juga di Sampireun, mending ngga usah foto Pra Wed. Cukup disini aja sekalian. Nih, contohnya!

Kaya lukisan ya backgroundnya

Overall, kita puas banget nginep disini. Staf nya semua ramah & helpfull. Dan yang pasti ngga spooky, hamdalah. Padahal selama disana hampir selalu turun hujan, tapi kita ngga pernah ngalamin atau ngeliat kejadian yang aneh aneh. Untuk ukuran weekday pun okupansinya lumayan. Bahkan ada beberapa tamu turis asing. Dan biarpun jauh dari mana2, alias makan pun selalu di hotel, tapi kita ngga bakal kelaperan. Secara dalam sehari itu, tiap berapa jam juga disediain cemilan ya kan? Buat keluarga pun, tempat ini rekomen lho..ada satu villa juga yang agak besar yang bisa nampung orang banyak. Apalagi jalannya juga ada akses wheel-chair. Suasananya juga alami banget bikin kita tenang & relax.

Sekian review dari saya, ada yang mau nambahin?

[ Beauty Product ] Aloe Vera Soothing Gel by Nature Republic

Halo cantik! Kali ini saya akan memberi informasi tentang produk kecantikan yang saya rekomendasikan.

Namanya Aloe Vera Soothing Gel keluaran Nature Republic. Teksturnya ringan banget, berbentuk gel transparan dengan bau khas. Tapi tenang aja, biarpun dari Lidah Buaya, tapi aromanya tidak terlalu kejam kok!

Aloe Vera Shooting Gel by Nature Republic

Aloe Vera Shooting Gel by Nature Republic

Karena bahannya alami, produk ini bisa digunakan di hampir seluruh tubuh (Irit mode on). Dari mulai kulit, wajah, seputar mata, bibir, bahkan rambut.

Fungsinya antara lain untuk melembabkan, menipiskan noda dan bekas luka. Jadilah saya kadang mengganti fungsi pelembab wajah dengan Lidah Buaya ini.

Namun ternyata bukan itu saja fungsi dari Lidah Buaya, berikut saya kutip dari blogdokter.net ;

  1. Mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari terutama bagi mereka yang kerap bekerja di luar ruangan.
  2. Mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh cuaca seperti kulit kering, kemerahan, kulit mengelupas dan iritasi ringan atau ruam.
  3. Memudarkan warna kemerahan pada memar.
  4. Mengatasi rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh alat cukur.
  5. Mengatasi luka bakar ringan.
  6. Digunakan untuk meredakan kulit yang melepuh.
  7. Digunakan sebagai krim anti penuaan dini dan untuk mengatasi keriput.
  8. Mengobati ruam akibat terkena getah tanaman.
  9. Mengatasi rasa gatal akibat gigitan serangga.
  10. Gunakan setiap hari untuk memudarkan bekas luka dan garis garis putih/merah akibat kehamilan atau strecth mark.
  11. Digunakan untuk merawat luka kecil akibat teriris pisau dan tergores.
  12. Digunakan untuk memudarkan bintik bintik kehitaman pada kulit.
  13. Bisa dipakai untuk menggantikan kondisioner dan jelly untuk rambut.
  14. Bisa digunakan untuk mengurangi jerawat.
  15. Digunakan untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
  16. Dapat digunakan sebagai body lotion alami.
  17. Untuk meredakan otot yang keram atau menegang. Lidah buaya dapat mengurangi proses peradangan.
  18. Digunakan untuk mengurangi keluhan pada masalah gusi.
  19. Dapat mengurangi ketombe pada kepala.
  20. Pada kaki dapat mengatasi kutu air.

Namun sayangnya, tidak mudah untuk memperoleh produk ini di Indonesia. Dulu saya membelinya waktu Nature Republic membuka bazaar di PIM. Sekarang kita harus mendaki gunung menuruni lembah menuju Mall Lippo Karawaci untuk mendapatkannya. Karena satu satunya outlet Nature Republic hanya ada disitu.

Harganya juga relatif murah, hanya sekitar 50ribuan. Namun saya sempat menitip teman yang kebetulan berkunjung ke Korea. Dan cukup saya tebus di harga 45rb. Harga yang cukup murah untuk manfat yang sedemikian besar, bukan? 🙂