My 2 Cents For Buaran Theatre

Buaran Theatre dulu sangat populer di jamannya. Wajar, dulu komplek mana sih yang punya bioskop sendiri? *menjura.

Karena deket rumah, jadilah sering banget kita nonton midnite disitu. Apalagi sejak Bioskop terdekat di Yogya Plaza habis dibakar massa saat kerusuhan ’98 lalu.

Kenangan masa kecil, sehabis lebaran saya dan sepupu pasti rame2 nonton dari hasil THR naik omprengan. Yang ditonton film Warkop DKI pastinya.

Malah saking menjiwainya, suatu kali ada berita kalau ada mobil yang hilang saat           diparkir disitu. Eh ngga berapa lama, saya mimpi habis nonton disitu mobil kita hilang! Isssh….biarpun cuma mimpi tetep aja panik banget ngerasain mobil ilang di parkiran. Di bioskop deket rumah pula.

Tapi itu duluuuuu, sekarang nasibnya oh malang benar. Waktu saya iseng browsing,           yakali tiketnya 10rb perak! Kalah dong sm bekel makannya ck ck ck. Malah sempet Buaran Theatre memutar film yang……sudah tayang di tv kabel. Maaaakkkkk?!?

Terakhir yang saya ingat, film yang kita tonton adalah AADC. Disitulah kita menyaksikan ke premanan kakak saya, yang entah gimana caranya berhasil nyelak di antrian terdepan dan membeli 3 tiket.

Padahal saat kita datang, antrian 2 baris sudah panjang mengular. Dan begitu loket dibuka, rusuhlah itu antrian. Banyak calon penonton yang mengerumuni depan loket, biarpun petugas sudah menertibkan. Psst….jangan ditiru yah, maklum masih jiwa abege :p.

Yang saya ingat, karena keberadaannya kurang dirawat, memang pada akhirnya Bioskop Buaran ditinggalkan oleh penonton yang mengutamakan kenyamanan. Rasanya hanya di Bioskop Buaran yang ruang tunggunya panas karena tidak ber-AC, layanan makanan dan minuman yang kelas kantin, tiket yang jadul, kursi sofa yang semakin kotor dan berbau apek, sampai konon ada tikus dalam studio. Parahnya lagi, pengunjung yang bisa masuk tanpa tiket di tengah film.

Yang saya herankan, kenapa pihak 21 tidak ada niat untuk merenovasi bioskop Buaran ya? Padahal dari segi lokasi sangat strategis, dan dikelilingi oleh pasar yang potensial.

Jadi kepikiran nih, buat riset, lalu bikin proposal untuk cari investor yang berniat memugar Bioskop Buaran (syukur2 jadi XXI). Ada yang berminat?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s